Beranda News Kapolres Sragen dan Dandim Pimpin Langsung Patroli Skala Besar, Imbau Warga Tetap...

Kapolres Sragen dan Dandim Pimpin Langsung Patroli Skala Besar, Imbau Warga Tetap Prokes Pada PPKM Level 3, Bantu Beras Warga Pasar

21
0

POLRES SRAGEN I  Polres Sragen bersinergi dengan Kodim 0725 Sragen malam ini menggelar apel malam, kesiapan patroli berskala besar sekaligus menggelar bakti sosial kepada warga terdampak Covid-19 secara ekonomi. Jumat (23/07/2021) pukul 21.00 WIB.

 

Seperti disampaikan Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dalam arahannya, bahwa apel malam ini untuk menyiapkan patroli berskala besar yang di laksanakan secara serentak menyeluruh se Jawa Bali, dalam rangka pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, 3,2,1.

 

Kapolres menyampaikan bahwa istilah PPKM Darurat, mulai tanggal 21 Juli 2021 dan akan berakhir pada 25 Juli 2021 mendatang, telah di revisi oleh pemerintah menjadi PPKM level 4,3,2,1, atau sesuai dengan kondisi penyebaran Covid-19 di daerah tersebut.

 

“Level 4 adalah level yang paling berat atau krusial, seterusnya hingga level 1 adalah level yang paling ringan. Saat ini Sragen berada di level 3, dan kita berdoa bersama , semoga berangsur kita dapat di posisi 1, “ kata Kapolres saat memimpin apel malam.

 

“Perbedaan paling krusial dalam praktek kehidupan sehari hari di masyarakat, yaitu pada PPKM level 3, untuk tempat makan, toko kelontong HIK , dan warung diijinkan buka sampai dengan pukul 21.00 WIB,”

 

“Ini merupakan kebijakan yang di berikan pemerintah dan juga apabila makan di tempat di beri waktu 30 menit. Jadi memang di berikan ada sedikit kesempatan dari pemrintah melalui peraturan level 3 dibanding kemarin pada pelaksanaan PPKm Darurat yang lebih ketat, “ jelasnya.

 

Kapolres juga menegaskan dalam arahannya, bahwa meskipun ada sedikit kelonggaran yang di berikan, namun untuk pelaksanaan protokol kesehatan tetap harus maksimal. Oleh karena itu, perlu peran dari aparat pemerintah, yakni Polri, TNI , maupun Pemkab Sragen, selalu mengingatkan masyarakat mengarahkan menuju Prokes yang benar.

 

Selain itu, AKBP Ardi juga menyampaikan permohonan maafnya, terhadap warga yang kemungkinan merasa terganggu dengan peluncuran program PPKM Darurat ini, seperti halnya terjadi di beberapa daerah lainnya. Namun dikatakannya bahwa program PPKM ini semata mata untuk menyelematkan masyarakat dari wabah Covid-19.

 

Dia juga menghimbau, dengan adanya provokasi kelompok tertentu, yang rencananya akan menggelar unjuk rasa, Kapolres meminta masyarakat untuk tidak terpancing dan terpengaruh dan tetap di rumah (stay at home) dan menjaga prokes.

 

“Jangan terprovokasi dengan kelompok tertentu yang memiliki maksud agar situasi Kamtibmas tidak kondusif, masyarakat juga jangan terpancing dan terpengaruh, tetap di rumah (stay at home) dan jaga prokes.

 

“Dan wajib pula bagi kita melaksanakan tugas dengan Humanis, santun dan beretika, jangan sampai terjadi situasi yang kontra produktif, karena masa ini adalah masa yang sulit bagi masyarakat, dengan pembatasan kegiatan tersebut,”

 

“Berarti kita memang di larang obah, yang akhirnya berkurang juga untuk mendapatkan nafkah. Kalau orang jawa bilang ora obah ora mamah, ” tegasnya.

 

Usai menggelar apel, Kapolres kemudian melanjutkan dengan patroli berskala besar di beberapa titik kabupaten Sragen. Selain itu, dirinya juga berhenti saat melintasi pasar Sragen, yang ternyata sebagian ada yang masih buka.

 

Iapun lantas membagikan sembako beras, di bagikan kepada warga pasar. Pembagian sembako itupun berlangsung dramatis. Ada kata haru di setiap kata dari para pedagang pasar yang rata rata adalah perempuan lanjut usia itu.

 

Ada yang masih menunggui dagangan sayurannya. Sebagian di tungguinya sambil tiduran beralaskan tikar. Terkaget ketika di bangunkan Kapolres, dan menerima beras seberat 5 kg.

 

“Alhamdulillah, matur nuwun pak Polisi” kata katanya lugas, langsung meluncur usai menerima bantuan sosial beras dari Kapolres dan Dandim, serta sederetan pejabat utama Mapolres.

 

Total ada sejumlah 50 pedagang, malam ini di berikan bantuan beras, yang terdiri dari pedagang pasar, dan beberapa diantaranya tukang parkir.

 

Humas Polres Sragen)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here