Curhat sang Ibu Viral! Bayi Ini Alami Hal Menyakitkan Akibat Asap Roko

Seruindonesia.com – Bayi mungil ini harus menerima sakit yang diakibatkan dari asap rokok.

Kisah itu diceritakan oleh seorang ibu yang prihatin melihat kondisi buah hatinya yang harus terbaring di rumah sakit.

Pemilik akun facebook Indah Rosita Dewi tidak pernah menyangka anaknya bernama Sultan Muhammad harus terbaring dirumah sakit karena sakit yang dideritanya itu.

Rosita menceritakan bahwa awalnya anaknya itu mengalami batuk selam dua minggu.

Kondisi itu membuat Rosita panik terlebih setiap mengalami batuk kondisi sang buah hati pucat.

Bukan hanya itu, menurut Rosita bahkan setiap kali batuk suara anaknya itu tiba-tiba serak.

Ketika dibawa ke dokter spesialis anak, Dokter pun hanya memberikan obat batuk untuk sang buah hatinya itu.

Namun, sudah berlangsung tiga hari sakitnya itu tak kunjung sembuh.

Rosita pun berinisiatif membawa buah hatinya ke rumah sakit besar.

Dan benar saja saat tiba di IGD sang anak pun langsung di infus dan mendapat perawatan yang intens.

Rosita pun tidak tega ketika sang anak harus di infus, namun itu untuk kebaikan buah hatinya.

Setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan, Rosita pun menerima hasilnya.

Dari hasil pemeriksaan rupanya sang anak menderita radang paru-paru.

Dokter pun heran melihat kondisi sang anak dan bertanya kepada Rosita apakah di rumahnya ada yang merokok.

Namun, Rosita menjawab bahwa tidak ada yang merokok di rumahnya, hanya saja ketika ada tradisi syukuran selama tujuh malam, banyak pria yang merokok di dalam rumahnya.

Mungkin menurut Rosita karena kondisi rumahnya yang kurang ada ventilasi sehingga asap rokok pun tidak ada sirkulasi utuk keluar sehingga terhirup oleh sang anak.

Kini buah hati Rosita yang berusia tiga bulan itu harus rutin meminum obat.

Ia pun menjelaskan, bahwa postingannya itu dibuat agar orangtua selalu waspada dan benar-benar memperhatikan kondisi anaknya.

Cepat sembuh ya  Sultan Muhammad..(*)

Cuma ingin berbagi pengalamanPada tgl 8 Agustus 2017 anak saya masuk rumah sakit karena sudah 2 minggu dia batuk….

Dikirim oleh Indah Rosita Dewi pada 24 Agustus 2017

Kisah serupa juga pernah dialami seorang ibu yang menceritakan pengalaman pahitnya kehilangan si buah hati gara-gara asap rokok.

Kisah tersebut ditulis akun Facebook Fitria Indah Lestari.

Diceritakan oleh Indah bahwa sang buah hati meninggal dunia pada 30 Juli 2017 lalu.

Bayi
Bayi (Facebook)

Namun ada yang mengharukan dari cerita tersebut disaat Ia dan suami berjuang agar buah hatinya sehat kembali.

Indah menceritakan bahwa saat selamatan cukur rambut ada seseorang yang merokok di dalam ruangan ketika acara tersebut

Beberapa hari setelah itu anaknya pun mengalami sesak nafas.

“Pagi itu, tgl 17 juli 2017 kami sekeluarga akan mengadakan pesta cukur rambut dan aqiqah untuk hafizh. Kami pun menginap dari seminggu yang lalu dirumah ibu mertuaku (acara diadakan dirumah ibu mertuaku, karna di rumahku lingkungannya terlalu sempit). Akhirnya pada malam acara itu putraku Hafizh ku bawa ke ruang tamu. Karna banyak tamu yg ingin melihat hafizh, aku terlalu sibuk dengan tamu, sampai aku tak menyadari kalau ada orang yang sedang merokok. Awalnya hafizh baik-baik saja tak ada kendala. Sampai 2 hari sesudah acara itu, hafizh batuk-batuk dan nafasnya tersendat sendat (sesak). Aku memberitahukan suamiku tentang keadaan hafizh, akhirnya aku diberikan obat batuk. Karna hafizh masih terlalu kecil, aku yang minum obatnya (saat itu aku menyusui).” tulisnya.

Baca juga: Diduga Ditolak Karena Kurang Uang Muka, Bayi Debora Meninggal di Rumah Sakit Mitra Keluarga

Ia pun beberapa kali membawa sang buah hati untuk berobat namun hal itu tidak mudah.

Ia pun pernah di tolak rumah sakit karena sang anak masih bayi dan tidak bisa diberi obat.

Kemudian Indah dan suaminya pun tetap berjuang untuk membawa buah hatinya itu ke rumah sakit agar bisa segera diobati.

Setelah itu Indah dan suami pun bersyukur karena mendapatkan rumah sakit yang bisa merawat anaknya.

Namun beberapa hari setelah di rawat Indah dan suami pun harus mengalami kondisi yang tidak mengenakan.

Namun meski demikian Indah dan suaminya itu tetap berjuang dan tetap berada di sebelah buah hatinya itu.

Ketika itu menurut Indah paru-paru buah hatinya itu berwarna putih seperti tertutup asap.

“Dokter menjelaskan hasil rotgennya hafizh “jadi gini bu, pak … Bayi hafizh ini mengalami pneumonia sangat berat. Ini hasil rotgennya, seharusnya paru parunya itu berwarna hitam. Tapi disini paru paru bayi hafizh hampir putih semua. Hitamnya hanya sebagian aja. Saya minta tanda tangan untuk persetujuan kalau nanti terjadi hal yang tidak diinginkan ya bu, pak”. Dengan beratnya aku pun menanda tangani surat persetujuan itu. Seketika pandanganku hilang, semua menjadi gelap,” dikutip dari postingan Indah.

Selain perjuangan ayah dan bundanya, bayi laki-laki yang diberi nama Muhamad Hafizh Syawal itu pun ikut berjuang melawan penyakitnya.

Meski nafasnya sesak Hafizh tampak tersenyum dan selalu menatap wajah ibundanya.

“Kulihat hafizh menatapku dalam dalam, seperti pertanda kalau ia akan meninggalkan aku pergi selamanya. Aku pun tersenyum membalas tatapannya. Malam itu pukul 19.00 hafizh sesak parah, nafasnya berbunyi kencang. Kata dokter ia harus segera dibawa ke ruang PICU,”

Hingga sampai pada akhirnya kedua orangtua Hafizh mengikhlaskan semuanya agar Hafizh tenang dan bahagia.

Doa ibunda dan kecupan di keningnya pun mengiri kepergian Hafizh yang selalu didoakan sang ibu agar menjadi anak yang sholeh.(*)

Sumber: Tribunnews.com

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 10182 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video