Ini Aturan tentang Membela Diri Andry yang Menewaskan Pencuri di Rumahnya

Seruindonesia.com –¬†Deni Rono, memergoki, kemudian berkelahi dengan maling yang masuk ke rumahnya. Si maling akhirnya tewas tertusuk sedangkan Deni mengalami luka. Apakah Deni bisa dikenai pasal pembunuhan? Sepanjang itu untuk membela diri, Deni tidak akan menghadapi persoalan hukum. Membela diri berbeda dengan main hakim sendiri.

Pakar hukum dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof Hibnu Nugroho mengatakan tindakan yang dilakukan oleh Deni sah-sah saja sepanjang untuk membela diri.

“Di dalam ilmu hukum ada yang namanya membela diri dan itu dibenarkan oleh Undang-undang. Dalam keadaan seperti itu, maka sah-sah saja,” kata Hibnu saat berbincang dengan detikcom, Senin (11/9/2017).

Hal tersebut tertuang dalam Pasal 49 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), di mana seseorang yang melakukan pembelaan diri dalam keadaan darurat bisa dibenarkan. Meski demikian, Hibnu mengatakan tetap harus dilihat sejauh Deni melakukan pembelaan diri.

“Makanya dilihat sejauh mana TKP, atau pembelaan yang dilakukan,” katanya.

Pembelaan tersebut bisa dilihat dari uji forensik yang dilakukan oleh tim dokter. Bisa dari luka yang dialami oleh pencuri dan juga dari Deni.

“Bisa dilihat nanti letak lukanya. Ini kajiannya forensik. Nanti kan kelihatan luka yang terjadi. Termasuk juga luka yang dari pencuri maupun si pemilik rumah. Nanti Polri akan mengetahui ini ada pembelaan terpaksa atau tidak. Kalau itu terjadi (pembelaan terpaksa-red), maka Undang-undang melindungi,” katanya.

“Makanya itu nanti dilihat jenis lukanya seperti apa. Bagaimana pertarungan itu, imbang atau tidak, dan dari mana serangan-serangan itu, akan terlihat. Kalau pemilik rumah bersahutan keras, itu artinya pembelaan yang mati-matian. Itu ahli forensik yang tahu nanti,” tambah pengajar ilmu hukum di Kampus Unsoed ini.

Polisi Apresiasi Keberanian Deni

Kapolres Metro Jaktim Kombes Andry Wibowo mengatakan, Deni dalam situasi membela diri karena kaget mengetahui ada maling di dalam rumah. Keberanian Deni menghadapi pelaku mendapatkan apresiasi.

“Dia papasan dengan pelaku yang memakai penutup wajah. Di situ terjadi duel dan saling mengambil belati. Kemudian pelaku tertusuk dalam sebuah perkelahian. Itu saya hargai keberanian daripada pemilik rumah untuk melawan pelaku,” ujar Andry.
Diketahui, Deni Rono yang menewaskan maling di dalam rumahnya diketahui menguasai bela diri. Andri, salah satu juniornya, menyatakan Deni adalah pelatih beladiri Merpati Putih di Kementerian Keuangan.”Iya dia senior saya di Merpati Putih. Dia tingkat 10 dan melatih di Kementerian Keuangan serta tergabung di (Merpati Putih) Jakarta Pusat,” kata Andri kepada detikcom, Senin (11/9).

Merpati Putih adalah salah satu aliran beladiri yang berasal dari pencak silat. Deni, menurut Andri, kerap melatih beladiri di Kementerian Keuangan dan Jakarta Pusat.

Sumber: Detik.com

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 10120 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video