Produk Unggulan Kalsel Diminati Pengusaha Jawa Timur

Seruindonesia.com –¬†Prooduk unggulan kehutanan Kalimantan Selatan, seperti kayu manis, pasak bumi, dan damar diminati oleh pengusaha dari berbagai daerah, terutama dari Jawa Timur.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor di Banjarmasin, Kamis, mengatakan minat pengusaha terhadap berbagai produk tersebut terbukti saat dia melakukan misi dagang ke Jawa Timur.

“Pada Rabu (22/11), saya mengikuti Workshop Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Surabaya, kesempatan itu kami manfaatkan untuk promosi berbagai produk unggulan daerah,” katanya.

Hasilnya, sejumlah produk komoditas unggulan kehutanan, pertanian, dan perkebunan dari Kalsel, seperti kayu manis, pasak bumi, damar, dan bahan jamu langsung diminati dan terjadi transaksi pembelian serta kerja sama lanjutan.

Hal itu, katanya, selaras dengan tema lokakarya optimalisasi kerja sama perdagangan antardaerah, pada forum resmi yang dihadiri para gubernur se-Indonesia, kementerian terkait, dan pelaku usaha masing-masing daerah.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sahbirin Noor menyampaikan bahwa Kalimantan Selatan dengan luas wilayah 37.530,52 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 4.119.794 jiwa, memiliki potensi kekayaan alam yang cukup melimpah.

Potensi tersebut, antara lain bidang perkebunan, pertanian, dan mineral, serta sumber daya kelautan.

Pengelolaan sumber daya alam tersebut ditata secara hati-hati dengan memperhatikan aspek lingkungan dan regulasi pemerintah.

Kalimantan Selatan, ujarnya, siap menjalin kerja sama perdagangan antardaerah dengan prinsip saling menguntungkan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Insya Allah jika membeli produk-produk unggulan atau kerajinan masyarakat kami, pihak pemesan atau pembeli akan terus bekerja sama dengan pelaku usaha kami,” katanya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Pemprov Kalsel Hermansyah menjelaskan usai rapat koordinasi antargubernur, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Pemanfaatan Produk Unggulan Daerah oleh masing-masing satuan kerja perangkat daerah.

Dalam kegiatan itu, ujarnya, terjalin sejumlah kerja sama, baik langsung maupun tidak langsung, melalui proses penjajakan sebagai tindak lanjut. Produk Kalsel mendapatkan sambutan positif dari daerah lain, seperti Jawa Timur.

Kalsel mengenalkan beberapa produk unggulan daerah, seperti gula aren, beras Banjar, kayu manis, kain sasirangan, dan tenun pagatan. Demikian pula pengenalan potensi investasi industri hilirisasi karet dan batubara.

“Kita optimistis apa yang telah menjadi misi dagang Kalsel akan diminati oleh pengusaha daerah lain yang turut dalam ‘workshop’. Bahkan beberapa di antaranya sudah terjadi transaksi dan kerja sama,” katanya.

Melalui kerja sama antardaerah, kata Hermansyah, akan memberikan multiefek positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan ekonomi makro daerah.

Kerja sama seperti itu, ujarnya, harus ditindaklanjuti dengan penguatan komunikasi antardinas teknis yang menangani.

Kepala Dinas Perdangangan Kalsel Birhasani merinci produk unggulan daerah yang telah terjalin transaksi untuk jenis komoditas adalah kayu manis lima ton per bulan, damar 30 ton per bulan, pasak bumi lima ton per bulan, curhab/bahan jamu lima ton per bulan.

Selain itu, beras Banjar masih dalam pembicaraan dengan pedagang Jatim dari Paguyuban Pedagang Nasi Goreng.

“Untuk produk gula aren dan gula semut masih proses negosiasi dan pembicaraan lanjutan oleh kedua belah pihak antara pelaku usaha Kalsel dengan beberapa provinsi lainnya, terutama menyangkut harga dan proses pengirimannya,” kata Birhasani.

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 2916 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video

Jadikan Komentar yg Pertama

Tinggalkan Komentar

Email anda tidak akan ditampilkan.


*