38 Anggota DPRD Sumut Ditetapkan jadi Tersangka Oleh KPK

Seruindonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan/atau periode 2014-2019 sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji dari Gatot Pujo Nugroho selaku Gubernur Provinsi Sumatera Utara.

Anggota DPRD Sumut yang ditetapkan jadi tersangka tersebut antara lain Rijal Sirait, Rinawasti Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M. Yusuf Siegar, Muhammad Faisal, DTM Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi.

Tohonan Silalahi, Murni Elieser Verawaty Munthe, Dermawan Sembiring, Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan Sarumaha, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian, Fahrur Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, dan Tahan Manahan Panggabean.

Selain itu, kabar yang memperburuk citra Provinsi Sumatera Utara ini dengan cepat menyebar ke publik. Bahkan, surat Nomor B/227/DIK.00/23/03/2018 yang dikeluarkan KPK untuk Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara tentang pemberitahuan bahwa KPK sedang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksud beredar luas dengan cepat di kalangan publik Sumatera Utara melalui media sosial.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Raharjo membenarkan surat pemberitahuan dan penetapan tersangka 38 anggota DPRD Sumut tersebut.

“Iya itu surat pengantarnya, sprindik yang tanda tangan pimpinan,” demikian Agus Raharjo.

Sumber: rmolsumut.com

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 9512 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video