Sederhana, Rakyat China Bandingkan Jokowi dengan Pejabat Mereka

Seruindonesia.com – Sosok kebersahajaan Presiden Joko Widodo tidak hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia. Kesederhanaan Jokowi ternyata sampai ke negeri tirai bambu China. Rakyat China bahkan memuja Jokowi yang bagi mereka merupakan panutan untuk pribadi pemimpin.

Hal itu terungkap dari catatan Erizeli Bandaro berjudul “Kesederhanaan Jokowi di Mata Rakyat China”. Erizeli menulis, kesederhaan Jokowi dilihat pertama sejak momen pernikahan putranya. Berita tersebut diliput oleh TV China.

Pembawa acara program TV China tersebut mengatakan, “Seorang presiden dari 250 juta rakyat, acara pernikahan putranya seperti keluarga pedagang kelontong di Kecamatan China. Sangat sederhana, Mengapa kalian yang hanya rakyat ingin hidup bermewahan?”

Tujuan awal pemberitaan iti sebagai propaganda pemerintah China agar rakyatnya tidak hidup bermewahan, terutama untuk acara pernikahan. Namun, tujuan tersebut ternyata berbalik menyerang pejabat China. Melalui sosial media, netizen malah mengejek pejabat China dari level terendah hingga ke presiden yang menurut mereka hidup mewah bagaikan raja.

Netizen China juga membandingkan baju kerja Jokowi yang berwarna putih dengan lengan panjang di gulung setengah, bersanding dengan foto pejabat China yang mengenakan baju Golbi Gabana (GG) atau Armany.

Selain itu terdapat foto Jokowi selfi dengan pengusaha kecil ketika kunjungan ke china. Netizen China mengatakan, “Orang ini seumur hidupnya hanya bertemu dengan pemimpinnya di TV tapi cukup bernasib baik bisa salaman dan berdekatan dengan presiden orang lain yang penduduknya seperempat China. Mengapa pejabat china takut salaman langsung dengan rakyatnya.”

Komentar netizen lainnya ketika Jokowi berbicara dengan Donald Trump, di sosmed muncul satire, “Mengapa pemimpin kita harus merapatkan kedua kaki ketika duduk berhadapan dengan Presiden AS. Bukankan AS itu musuh lama China.” Di foto itu, Jokowi bicara dengan merenggangkan kaki ketika duduk bersebelahan dengan Trump. Bagi orang china duduk merapatkan kaki adalah kesopanan dan rasa hormat kepada orang yang ditakuti.

Namun setelah itu, sistem IT China secara otomatis mensuspen dan mengancam blokir akun netrizen di sosmed yang mengetik nama Jokowi. Sebab sistem IT china sangat ketat mengontrol sosmed. Kondisi demikian menjadikan orang tidak bisa membuat akun abal abal. Terlebih, register akun sosmed harus menggunakan ID card dan terhubung dengan database kependudukan. Akan ada verifikasi nama oleh database kepada nitizen, dan verifikasi ini dengan code yang tahu hanya pemilik ID card sebenarnya. Sama seperti verifikasi credit card.

Lantas mengapa pemerintah China melarang nama Jokowi jadi viral di China? Karena bagi mereka gaya kepemimpinan Jokowi bisa menimbulkan revolusi di China. Cina tidak ingin ada revolusi lagi, Pemerintah dan elite politik china ingin perubahan tapi perubahan yang gradual dan natural.

Platform politik china memang mempersiapkan kader pemimpin seperti Jokowi tapi itu by process sampai terus dibenahi sistem pemerintahan yang efektif dan transparans. Nabi Muhammad menjadi inspirasi semua pemimpin di jazirah Arab bukan karena Islamnya tapi karena sikap hidupnya yang sederhana dan rendah hati.

Nelson Mandela, Luther king bisa menghancurkan gerakan apartheid dan perbudakan yang dikawal senjata dan serdadu , bukan karena agamanya kristen tapi karena kesederhanaannya. Gandhi bisa mengalahkan Inggris yang dikawal senjata modern dan serdadu terlatih dan memerdekakan India bukan karena agamanya Hindu tapi kesederhanaan.

“Jokowi menjadi inspirasi rakyat China bukan karena agama Jokowi Islam tapi sikap hidupnya yang sederhana. Orang bisa tampil dan hidup sederhana karena kekayaan spritual yang melimpah dan itu menembus semua sekat,” tutup Erizeli.

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 9514 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video