Patroli Ditsabhara Polda Jabar Berhasil Sita Miras Oplosan dan Tipiringkan Tersangkanya

Bandung – Berantas peredaran dan cegah konsumsi miras oplosan, Ditsabhara Polda Jabar tingkatkan intensitas patroli ke tempat-tempat yang diindikasi menjadi lokasi penjualan miras oplosan di wilayah Kota Bandung, Kamis (12/4/18).

Beberapa lokasi yang diduga dijadikan tempat untuk menjual miras tanpa ijin maupun miras oplosan di Kota Bandung, menjadi sasaran dalam kegiatan patroli Subdit Gasum Ditsabhara Polda Jabar, diantaranya adalah beberapa toko jamu, toko makanan, dan minuman serta toko atau warung kelontong di sepanjang jalan A.H Nasution, jalan Gedebage, jalan terusan Buah Batu, jalan puskesmas Kelurahan Kujang Sari, jalan Astana Anyar, dan jalan Laswi.

Dalam pelaksanaan patroli tersebut, petugas melaksanakan patroli dialogis dengan cara memberikan himbauan kepada warga masyarakat maupun pemilik toko serta warung makanan, dan minuman yang disambangi oleh petugas patroli, agar tidak mengkonsumsi miras dan menjual miras oplosan serta miras tanpa ijin edar.

Selain melaksanakan patroli dialogis, petugas patroli juga melakukan razia dengan cara memeriksa kemungkinan dijualnya minuman-minuman yang mengandung alkohol di toko dan warung tersebut.

Pada sekira pukul 10.15 WIB, saat petugas patroli Subdit Gasum melaksanakan razia di sebuah toko “WR” yang menjual barang kelontong di jalan Terusan Buah Batu RT 2 RW II Kelurahan Kujang Sari Kecamatan Bandung Kidul, petugas patroli Ditsabhara Polda Jabar berhasil menemukan 4 botol miras oplosan dalam kemasan botol air mineral yang disimpan di belakang rumah pemilik toko berikut beberapa botol yang digunakan untuk mengoplos miras. ¬†Adapun bahan bahan yang dioplos dalam minuman tersebut meliputi arak, dan beberapa minuman berenergi lainnya, dimana penjual “B” (32), mematok harga perbotolnya seharga Rp. 20.000,- kepada para pembelinya.

Keberhasilan petugas patroli menemukan dan menyita BB (Barang Bukti) miras oplosan tersebut berkat informasi dari masyarakat yang tinggal di sekitar TKP, dimana masyarakat sudah sejak lama merasa resah dengan keberadaan toko tersebut yang sering menjual miras oplosan.

Dari hasil temuan tersebut, selanjutnya petugas patroli Subdit Gasum Ditsabhara Polda Jabar yang dipimpin langsung oleh Kasi Turjawali, Kompol Edet, membawa barang bukti miras oplosan yang disita petugas berikut penjualnya (B) ke Polsek Bandung Kidul Polrestabes Bandung untuk dilakukan proses pemberkasan tipiring lebih lanjut.

Dirsabhara Polda Jabar, Kombes Pol M. Aris, SH, S.IK, M.Si saat ditemui mengatakan, “Saya telah instruksikan jajaran Ditsabhara Polda Jabar dan pengemban fungsi Sabhara di tingkat Polres sampai ke Unit Sabhara Polsek untuk secara serius dan serentak meningkatkan intensitas kegiatan patroli dan razia dengan sasaran penjualan dan peredaran miras tanpa ijin, penyalahgunaan miras maupun penjualan miras oplosan di wilayahnya”.

“Targetnya dalam waktu 1 bulan, semua bentuk pelanggaran yang terkait dengan peredaran dan penjualan miras tanpa ijin serta penyalahgunaan miras serta peredaran miras oplosan harus sudah tuntas diberantas, ” tambahnya.

Lebih lanjut Kombes Aris, SH, S.I.K, M.Si mengajak dan menghimbau kepada semua elemen dan komponen masyarakat untuk ikut serta berpartisipasi memberikan informasi kepada petugas Polri, jika di wilayahnya atau di lingkungannya masih terdapat peredaran miras oplosan, untuk segera dilakukan penindakan oleh Polri dan sekaligus mengajak kita semua untuk saling menjaga dan mengingatkan keluarga, saudara, teman, dan kerabat, utamanya kepada generasi muda kita agar tidak mengkonsumsi miras, karena miras merupakan salah satu sumber dari kejahatan yang terjadi selama ini.

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 9514 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video