Wow….3 Jam Pikul Surat Suara di Tengah Hutan, 2 Polisi Diapresiasi Kapolri

Seruindonesia.com – Jerih payah polisi bernama Brigadir Palentinus dan Brigadir Marten Sumantri ketika ikut membantu proses pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial (medsos).

Kini apa yang dilakukan dua anggota Polsek Ambalau, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, itu membuahkan hasil.

Keduanya diundang oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian ke Jakarta untuk menerima penghargaan.

Rencananya, penyerahan penghargaan dilakukan Rabu (11/7). Hari ini (kemarin, Red) keduanya menuju Jakarta dari Bandara Tebelian Sintang.

“Saya bersama rekan saya Berigadir Marten sama sekali tidak menyangka akan mendapat apresiasi yang begitu tinggi dari Bapak Kapolri yang telah mengundang kami untuk menerima penghargaan,” tutur Palentinus pada Minggu (8/7).

Palentinus dan Marten merupakan anggota pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) terjauh di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang. Yaitu, TPS 01 Desa Kepala Jungai dan TPS 02 Desa Jengkarang yang berada di pengujung Sungai Melawi.

Keduanya memikul kotak yang berisi surat suara selama tiga jam berjalan kaki tanpa mengenakan alas kaki.

Rute yang dilewati berupa hutan dan perbukitan.

Akses sungai tidak memungkinkan untuk dilalui lantaran besarnya gelombang.

Perjalanan dari Ambalau ke lokasi TPS membutuhkan waktu tempuh delapan jam dengan mengunakan longboat.

Tetapi, perahu hanya sampai di daerah Buntut Tambuk.

Untuk menuju Desa Kepala Jungai dan Jengkarang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama tiga jam.

 

Sumber: Jawapos.com

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 7762 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video