Kapolri Fokus saja Pada tugas Pokoknya tak usah terpengaruh upaya pembunuhan karakternya

Seruindonesia.com – Kapolri Tito Karnavian sebaiknya konsentrasi bekerja dengan seabreg tugas pokok yang sudah di depan mata. Dalam menghadapi apa yang mungkin dipersepsikan sebagian publik sebagai upaya pembunuhan karakter terhadap Kapolri Tito Karnavian, maka lebih baik Kapolri bekerja keras dan smart untuk menuntaskan tugas pokoknya secara optimal..

Demikian pandangan peneliti Muhamad Nabil MA dari CRC UIN Jakarta dan pengajar/peneliti senior Universitas Paramadina Herdi Sahrasad.

Menurut kedua analis itu, tugas pokok Kapolri sudah bertumpuk dan harus dituntaskan antara lain mitigasi gempa NTB dan Palu-Donggala, PAM Asian Paragames, PAM IMF- World Bank di Bali. Termasuk beberapa konflik berdarah di Papua dan tugas pengamanan PAM Kampanye Pilpres/Pileg.

‘’Semua itu sudah menyita waktu dan energi yang sangat besar dan tugas pokok itu jauh lebih substansial . Bagaimanapun tudingan atau dugaan rasuah kan harus ada cukup bukti dan selama belum ada cukup bukti,seperti pandangan KPK sendiri, maka Kapolri sebaiknya konsentrasi pada tugas pokoknya,’’ ungkap Muhamad Nabil MA dari CRC UIN Jakarta dan pengajar/peneliti senior Universitas Paramadina Herdi Sahrasad.

Sejauh ini, menurut laporan media, dua mantan penyidik KPK dari Polri, Roland Ronaldy dan Harun tidak terbukti merobek beberapa halaman dari buku catatan keuangan milik importir daging, Basuki Hariman. “Mengenai perusakan barang bukti, setelah dicek tidak terbukti bahwa Roland dan Harun melakukan perobekan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu ini. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan kedua polisi itu di Pengamanan Internal (Paminal) Polri.

Menurut Nabil dan Herdi, maka Kapolri Tito Karnavian sebaiknya konsentrasi bekerja dengan seabreg tugas yang sudah di depan mata. Tugas pokok Kapolri sudah bertumpuk dan harus dituntaskan antara lain mitigasi gempa NTB dan Palu-Donggala, PAM Asian Paragames, PAM IMF- World Bank di Bali. Termasuk beberapa konflik berdarah di Papua dan tugas pengamanan PAM Kampanye Pilpres/Pileg.

‘’ Sekali lagi, Kapolri tidak usah terpengaruh dengan upaya pembunuhan karakter atas dirinya, semua tudingan dan tuduhan itu harus ada bukti cukup,’’ kata Nabil dan Herdi seraya menambahkan bahwa Polri , KPK, Kejagung, Kehakiman dan segenap penegak hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah, melainkan harus bekerja profesional, jujur, fair dan adil serta tak pandang bulu

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 10528 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video