Usut Korupsi Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, KPK Tak Gentar Ancaman Amien Rais

Seruindonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak akan terpengaruh terhadap ancaman Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais dalam mengusut kasus dugaan suap yang melibatkan Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan.

Sebelumnya Amien Rais memang sempat menyambangi markas antirasuah untuk bertemu pimpinan KPK pada Senin, (29/10/2018). Dia menanyakan kasus yang menjerat Taufik, yang juga merupakan Wakil Ketua Umum PAN. Namun, upaya itu gagal.

“Tidak akan terganggu dengan adanya pihak-pihak siapapun yang datang ke KPK ini untuk mempengaruhi proses penyidikan yang dilakukan oleh KPK,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, (30/10/2018).

Menurut Basaria, pihak di luar KPK tidak akan bisa mengintervensi penanganan perkara korupsi. Bahkan tegas Basaria, pimpinan KPK sekalipun tidak bisa mempengaruhi bila penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka.

“Semua murni adalah adanya bukti permulaan, adanya dua alat bukti dan itu murni adalah dilakukan oleh penyidik,” ujarnya.

“Kami penegak hukum. Jadi cara berpikirnya adalah fakta, bukti-bukti sesuai dengan penemuan-penemuan oleh penyidik, bukan berpolitik-politik. Enggak ada hubungannya,” kata Basaria menambahkan.

Sebelumnya, Amien memperingatkan Ketua KPK Agus Rahardjo dan berencana menemuinya di Gedung KPK. Peringatan itu disampaikan Amien usai KPK mencegah Taufik berpergian keluar negeri untuk enam bulan ke depan.

“Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan langsung dicekal, jadi Anda, Agus Rahardjo hati-hati, dunia berputar,” kata Amien.

KPK resmi menetapkan Taufik sebagai tersangka suap terkait perolehan anggaran DAK Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN Perubahan tahun anggaran 2016, senilai Rp100 miliar. Taufik diduga menerima Rp3,65 miliar dari Bupati nonaktif Kebumen Muhamad Yahya Fuad.

Baca Juga:  KPK Bidik Korporasi dalam Kasus Suap Proyek PLTU Riau

Setelah penyerahan uang itu, dalam pengesahan APBN Perubahan tahun anggaran 2016, Kabupaten Kebumen mendapat alokasi DAK tambahan sebesar Rp93,37 miliar. DAK itu direncanakan digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Kebumen.

Proses penyelidikan terhadap Taufik telah dilakukan sejak Agustus 2018. Dia telah diminta keterangan saat proses penyelidikan pada awal September 2018. Taufik pun telah dicegah berpergian keluar negeri untuk enam bulan ke depan sejak Jumat, (28/10/2018).

Sumber: jarak.id

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 13296 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video