Ada 598 Penderita HIV/AIDS di Tangsel, 17 Orang di Antaranya Meninggal

Seruindonesia.com – Jumlah pengidap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Tangerang Selatan mencapai 598 pasien. Dari jumlah itu, tercatat 17 penderita di antaranya telah meninggal dunia.

Data tersebut diperoleh dari Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Banten yang menyebutkan, jika penyebaran virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) cukup tinggi di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangsel.

“Data itu kita dapat juga dari Dinkes Provinsi Banten. Tangerang Raya cukup tinggi penyebarannya,” kata Encep Mukardi, Sekretaris KPA Banten kepada Okezone, Sabtu (1/12/2018).

Jumlah penderita HIV/AIDS itu dihimpun hingga bulan Maret 2018. Untuk kasus HIV di Kabupaten Tangerang tercatat ada 1.162 penderita, Kota Tangerang mencapai 955 penderita, dan Kota Tangsel 446 penderita.

HIV/AIDS

Sedangkan untuk pengidap AIDS, Kota Tangerang berada di peringkat atas, yakni mencapai 513 penderita, disusul Kabupaten Tangerang 414 penderita, dan terakhir Kota Tangsel sebanyak 152 penderita.

Dari jumlah itu disebutkan, jika beberapa penderitanya dinyatakan telah meninggal dunia. Pengidap ODHA yang meninggal berasal dari Kota Tangerang sebanyak 31 penderita, Kabupaten Tangerang 27 penderita, dan Kota Tangsel sebanyak 17 penderita.

“Itukan jumlah mereka yang terdata, karena penyakit HIV/AIDS ini sulit untuk mendeteksinya. Jadi ada semacam beban tersendiri bagi penderita atau keluarganya, bila hal itu diketahui oleh orang lain,” jelas Encep.

Aids sendiri merupakan singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome, yaitu suatu penyakit yang dibawa oleh virus HIV. Virus itu akan merusak sistem kekebalan tubuh manusia sehingga menjadi lemah saat melawan infeksi. Akibatnya penderita menjadi lebih mudah sakit-sakitan dan berpotensi mengalami sakit yang lebih parah dari sebelumnya.

Ada beberapa cara yang umum dilakukan agar HIV tidak menular, di antaranya adalah dengan tidak melakukan perilaku seks yang berisiko dan tidak menggunakan narkoba melalui jarum suntik. Bila pernah melakukan perilaku seks berisiko, segeralah tes HIV. Jika hasilnya negatif, maka jangan pernah mengulangi perilaku seks berisiko itu, namun jika hasilnya positif maka gunakanlah selalu alat kontrasepsi agar virus tak menular.

Sumber: Okezone.com

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 10490 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video