Tewasnya Murid Saat Kegiatan Pramuka, Guru di Pekan Baru Jadi Tersangka

Seruindonesia.com, Pekan Baru – Seorang guru inisial AN di Pekanbaru ditetapkan sebagai tersangka. Ia dinilai lalai dalam kegiatan pramuka yang membuat seorang siswa tewas saat berenang di parit.

“Kita menetapkan tersangka karena kelalaian yang menyebab meninggalnya siswa SD atas nama Jul Leo (11) yang tenggelam di parit Belanda di Kecamatan Rumbai,” kata Kapolsek Rumbai, AKP Ardinal Effendi kepada wartawan, Rabu (30/1/2019).

Guru tersebut tidak ditahan. Penangguhan penahanan ini dengan pertimbangan antara pihak keluarga dengan tersangka melakukan perdamaian.

“Sudah ada perdamaian kedua belah pihak. Namun demikian, proses penyidikan tetap kita lanjutkan,” kata Ardinal.

Ardinal menjelaskan, masalah ini berawal adanya kegiatan pramuka di luar sekolah pada Jumat (25/1) lalu. Sejumlah siswa SD Negeri 166 Rumbai melakukan kegiatan pramuka di bawah jembatan Siak IV Kecamatan Rumbai Pekanbaru.

“Kegiatan itu diikuti 51 siswa-siswi yang dipandu guru olahraganya (inisial AN),” kata Ardinal.

Dalam kegiatan itu para perserta istirahat sejenak. Namun ada sejumlah siswa yang tetap bermain pinggir parit Belanda yang merupakan anak sungai Siak yang membelah Pekanbaru. Sejumlah anak-anak tersebut malah ada yang mandi di parit, walau sudah dilarang gurunya.

“Saat itu korban hilang saat mandi. Gurunya langsung melompat untuk mencari muridnya yang tenggelam, namun tak diketemukan’ kata Ardinal.

Karena masih hilang, akhirnya guru tadi meminta pertolongan warga. Warga di lokasipun turut membantu untuk mencari korban.

“Dua jam setelah pencarian, baru diketemukan dengan kondisi meninggal dunia,” tutup Ardinal.

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 12309 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video