Polwan Polres Karanganyar Peduli Stunting

Seruindonesia.com – Polwan Polres Karanganyar bersinergi bersama Dinkes Kab.Karanganyar ikut serta mensukseskan program presiden RI Ir.H Joko widodo tentang Pentingnya penurunan prevalensi STUNTING atau angka kekurangan gizi kronik yang menjadi prioritas di bidang kesehatan karena menyangkut produktivitas bangsa Indonesia ke depannya.
sesuai dengan visi & misi HUT RI Ke 74 SDM Unggul,Indonesia Maju.

Dalam kurun waktu setahun trakhir (tepat di bulan agustus 2018-Agustus 2019)bersama dinkes kab.karanganyar
memiliki program PKPS (Polwan Polres Karanganyar Peduli Stunting)
di awali dengan Pencanangan Kegiatan minum Tablet Tambah Darah (TTD) setiap hari jumat di skolah masing-masing bagi remaja putri untuk mencegah anemia & mempersiapkan kehamilan saat nantinya sudah berumah tangga di Kab.Karanganyar tepatnya di
Kecamatan Jumapolo menjadi kecamatan percontohan pelaksanaan lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) dan konsumsi tablet tambah darah (TTD) untuk remaja putri sebanyak satu tablet per pekan.

Program dds (Door to Door system) untuk memantau asupan gizi dan kesehatan Ibu Hamil demi keselamatan ibu dan anak nantinya.

Secara rutin, memberikan himbauan saat posyandu agar buah hati wajib diberikan ASI sejak lahir hingga usia 6 bln, dan asi ekslusif dari usia 6 bln sampai 2 thn. Disertai dg memberikan makanan pendamping asi yg sehat dan bergizi.

Memantau pertumbuhan dan imunisasi pada anak di posyandu, sehingga anak yang mempunyai gejala stunting dapat terdeteksi sejak dini

Himbauan kepada masyarakat tentang pentingnya hidup sehat dan bersih dimulai dari lingkungan keluarga dan atas sinergitas yang berkesinambungan.

Dari kegiatan ini Kabupaten Karanganyar berhasil meraih penghargaan Parasamea Purna Karya Nugraha yang merupakan penghargaan tertinggi untuk kepala daerah dan Kab.Karanganyar berhasil merahi juara 1 tingkat nasional.

Untuk Posyandu Ngudi Sehat,Ngringo kec.Jaten Kab.Karanganyar juga berhasil meraih juara 3 tk Nasional. Disisi lain Kab.Karanganyar peringkat 3 se Jawa tengah yang memiliki kasus stuntig terkecil dari 35 Kabupaten se Jawa Tengah dan berusaha untuk menjadi Kabupaten percontohan Bebas Stunting.

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 12483 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video