Napak Tilas BJ Habibie yang Pernah Beberkan Penyesalan terbesar Dalam Hidupnya

Seruindonesia.com – Sebelum meninggal dunia, Presiden ke-3 Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie sempat mengungkapkan penyesalan terbesar dalam hidupnya kepada pembawa acara Najwa Shihab.  BJ Habibie menyebut dirinya gagal menjaga sang istri, Hasri Ainun Habibie, yang sudah mendahuluinya pada 22 Mei 2010 lalu. Wawancara BJ Habibie di ‘Mata Najwa’ setahun lalu itu ditayangkan kembali di kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis (12/9/2019).

Saat itu, BJ Habibie diminta Najwa Shihab menjawab beberapa pertanyaan dari warganet yang di antaranya soal penyesalan terbesar dalam hidup yang ingin ia perbaiki.

“Apa penyesalan terbesar dalam hidup Eyang yang mau Eyang perbaiki?” tanya akun Instagram @andri_wewe.

“Adakah penyesalan Eyang?” tambah Najwa Shihab.

BJ Habibie tak langsung bisa memberikan jawaban dan sempat berpikir sejenak.

“Apa ya,” ucap BJ Habibie sambil tersenyum dan masih berpikir.

Awalnya, BJ Habibie mengaku tidak memiliki penyesalan lantaran rasa menyesal hanya akan menguras waktunya.

“Saya bilang saya tidak ada penyesalan karena apa yang telah terjadi itu sudah terjadi. Saya tidak mau waste my time,” kata BJ Habibie. Namun BJ Habibie mengakui bahwa untuk tidak memikirkan permasalahan hidup yang sudah lalu bukanlah perkara mudah.

“Untuk mencari penyebab, kenapa terjadi itu, 1001 masalah is okay, walaupun itu tidak mudah,” sambung BJ Habibie. Meski demikian, ternyata masih terbersit perasaan rindu sekaligus bersalah kepada mendiang Ainun. BJ Habibie beranggapan dirinya gagal untuk menjaga Ainun meski sudah berbuat maksimal sebagai suami yang baik.

“Sampai sekarang itu saya masih merindukan Ainun.”

“Tapi saya kadang-kadang merasa bersalah, itu kok saya tidak bisa jaga dia, padahal saya sebenarnya sesuai dengan budaya dan ajaran agama, saya harus jaga,” kata BJ Habibie.

Dalam wawancara tersebut, BJ Habibie mengaku masih kerap dihantui perasaan bersalah lantaran menganggap dirinya gagal dalam menjaga sang istri.

“Jadi saya anggap diri saya gagal. Itu masalah yang saya hadapi hampir tiap saat,” ungkap BJ Habibie. Untuk menghadapi penyesalan itu, BJ Habibie memilih mendekatkan diri kepada Tuhan dengan membaca Alquran.

“Itu yang sebabnya saya di mana-mana larinya ke Alquran, agama saya,” ujar BJ Habibie.

BJ Habibie mengaku beruntung lantaran dirinya diberi kesempatan untuk mengenal agama yang ia yakini dan bisa menjadi pegangan hidup.

“Jadi saya bilang ‘untung ada Tuhan’, untung saya manusia yang bisa menikmati agama, untuk melalui agama saya, saya menemui Tuhan Yang Maha Esa.”

“Untung, kalau enggak, saya enggak tahu, saya mungkin jadi gila,” ungkapnya. Dalam wawancara itu, BJ Habibie dan Najwa Shihab sempat berbincang-bincang terkait masalah percintaan.

Perbincangan antara BJ Habibie dan Najwa Shihab terlihat berlangsung seru dan hangat. Dalam video itu, Najwa Shihab mulanya membacakan pesan seorang warganet dengan nama akun, @febrian_, yang bertanya bagaimana cara meluluhkan hati seorang wanita yang sudah memiliki kekasih.

“Eyang gimana ya caranya meluluhkan hati waniya yang kita suka? Apalagi dia sudah punya cowok (pacar) #bukanmaunikung #catatannajwaeyanghabibiemenjawab @najwashihab,” kata Najwa Shihab membacakan pesan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Habibie kemudian langsung menceritakan kisahnya saat baru kenal dengan Ainun Habibie.

Yess saya waktu dengan dia, saya ajukan diketahui dalam buku yang saya tulis. Waktu saya jalan dengan Ainun, saya baru 24 jam datang dari Eropa,” jelas BJ Habibie dikutip  dari channel YouTube Najwa Shihab, Kamis (12/9/2019).

Kemudian, BJ Habibie mengisahkan dirinya yang sempat bertanya apakah Ainun memiliki kekasih.

“Terus kan lebaran itu banyak orang, siapa di antara mereka yang deketin kamu?,” tanya BJ Habibie kala itu.

“‘Kenapa mau tahu’,” ujar BJ Habibie lagi menirukan jawaban Ainun

“Saya mau tahu dong,” balas BJ Habibie.

Mulanya, Habibie mengakui bahwa dirinya sempat menerima jika Ainun benar-benar memiliki kekasih.

Namun, beruntunglah BJ Habibie lantaran Ainun menjawab tidak memiliki kekasih.

“Soalnya di antara mereka ada yang itu (dekati), it’s allright. Itu dia bilang sama saya ‘enggak ada’,” jelasnya.

Kemudian, BJ Habibie langsung memegang tangan Ainun.

“Oh enggak ada, reaksi saya, saya pegang tangannya,” lanjut dia.

Mendengar cerita itu, Najwa langsung tertawa kencang.

Tawa Najwa pun diikuti oleh BJ Habibie sendiri.

Keduanya tertawa kencang bersama-sama.

Najwa bingung bahwa Habibie menyarankan cara mendekati wanita dengan bertindak cepat.

“Jadi Eyang menyarankan untuk langsung bergerak bertindak? Bahaya ini,” tanya Najwa.

“Iya jelas dong, it’s green light (ini lampu hijau),” kata BJ Habibie sambil menggerakkan tangannya.

Kemudian Najwa bertanya lagi, apakah kala itu Ainun menerima ketika tangannya dipegang.

“Mau Bu Ainun mau?,” tanya Najwa.

“Dia senyum saja,” jawab Habibie.

“Artinya dia mau,” timpal Najwa.

BJ Habibie yang pernah berkuliah di Jerman kemudian menjelaskan, di budaya di Eropa memegang tangan seseorang itu merupakan hal biasa.

“Saya tidak tahu apakah kalau saya pegang, kalau di Eropa saya besarnya akil baligh di Eropa, kalau saya pegang tangannya it’s okay it’s allright, how are you, ndak apa apa kan,” jelas BJ Habibie.

Rupanya, Ainun juga tak masalah ketika tangannya dipegang oleh BJ Habibie.

“Tapi waktu itu saya lihat, saya pegang, rupanya dia sama reaksinya dengan saya,” ungkap Habibie.

Sumber :Tribunnews

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 12483 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video