Ini Daftar Film Indonesia Rillis November 2019, Ada SANG PRAWIRA yang di Tunggu di Akhir Bulan

Seruindonesia.com – Sejumlah film Indonesia akan rilis pada bulan November ini, yaitu film horor Ratu Ilmu Hitam, Nightmare Side, dan Rumah Kentang: The Beginning.

Selain itu, ada pula kisah drama percintaan seperti 99 Nama Cinta, Senior, dan Trinity Treveller. Penonton juga akan disuguhkan biografi seniman asal Makasar dalam Ati Raja, kisah polisi dalam Hanya Manusia dan lain-lain, berikut ini daftar dan sinopsisnya.

Rilis 7 November

Ratu Ilmu Hitam

Setelah lama meninggalkan panti asuhan tempat dia dahulu dibesarkan, Hanif mengajak Nadya, istrinya serta tiga anaknya untuk berkunjung. Awalnya mereka ingin ke Bali, tetapi keadaan Pak Bandi, pengasuh panti yang tua dan sakit keras menjadi pertimbangan tersendiri.

Anton dan Jefri, sahabat lama Hanif yang juga besar di panti turut datang. Mereka membawa istri mereka masing-masing.

Panti asuhan tersebut jauh dari kota dan tidak terdeteksi oleh Google Maps. Selain itu, tempat itu juga jauh dari permukiman penduduk. Melihat keadaan Pak Bandi yang semakin parah membuat mereka ingin menginap. Mereka ingin memberi penghormatan “terakhir” kepada pengasuh masa kecilnya.

Malam yang merasa sangka akan menyenangkan dan damai ternyata salah. Satu per satu dari mereka mengalami keganjilan yang mengerikan. Sebagian diteror oleh hal-hal yang paling mereka takuti. Sementara itu, anak-anak mulai melihat penampakan perempuan pincang. Korban mulai berjatuhan. Apabila tidak hilang, maka mati.

Ada sesosok yang sepertinya sangat benci dan penuh dendam. Dia ingin semua orang di situ mati. Dahulu memang ada cerita yang cukup mengerikan. Salah satu perempuan pengasuh panti mengalami gangguan kejiwaan. Dia dikurung dalam sebuah kamar. Si perempuan berontak dan berusaha keluar dengan menggedor pintu menggunakan kepalanya. Tujuan keluar gagal, justru kepalanya yang pecah.

Beberapa pemain yang bergabung di antaranya Ario Bayu, Hannah Al Rashid, Zara JKT48, Ari Irham, Muzaki dan lainnya. Ratu Ilmu Hitam merupakan karya sutradara Kimo Stamboel dan penulis naskah Joko Anwar.

Kimo Stamboel sebagai sutradara terkenal dengan adegan-adegannya yang berdarah. Selain film ini, kita juga bisa melihat beberapa karyanya dalam DreadOut (2019), Killers (2014) dan Bunian (2004).

Sementara itu Joko Anwar juga terkenal akan film-filmnya yang memiliki nuansa gelap dan horor. Beberapa film terakhirnya yaitu Pengabdi Setan (2017), Gundala: Negeri Ini Butuh Patriot (2019) dan Perempuan Tanah Jahanam (2019).

Film ini merupakan remake dari film dengan judul yang sama tahun 1981. Pada film tersebut, pemeran utamanya adalah Suzzana. Saat itu, Ratu Ilmu Hitam (1981) menjadi salah satu film horor terbaik Indonesia. Ratu Ilmu Hitam (1981) masuk nominasi piala FFI 1982 untuk kategori Aktris Terbaik, Pemeran Pembantu Pria Terbaik, Penyunting Gambar Terbaik dan Sinematografi Terbaik.

Hanya Manusia

Setiap pekerjaan memiliki risiko masing-masing, termasuk polisi. Annisa salah satu polisi yang baru saja pindah tugas ke Jakarta Utara. Dia seorang perwira muda yang harus berbagi waktu antara tugas dan keluarga.

Sementara itu, tempat penugasan barunya di Jakarta Utara sedang penuh dengan teror penculikan anak-anak di bawah umur. Beberapa korban bahkan ditemukan telah menjadi mayat.

Annisa yang kini bertugas di Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara mendapat tugas untuk mengusut kasus tersebut. Selalu ada korban tiap harinya. Belum selesai masalah penculikan, tiap hari Anissa juga mendapat tekanan dari hal-hal lain seperti rekan kerja.

Saat kasus semakin rumit, bukannya datang titik terang, adik satu-satunya yang sangat dia sayangi justru menjadi korban penculikan.

Para pemain yang bergabung di antaranya Prisia Nasution, Yama Carlos, Lian Firman, Verdi Solaiman, Tegar Satrya, Shenina Cinnamon, Soleh Solihun, Fuad Idris, Nagra Kautsar, Egi Fedly, dan Windy Apsari.

Hanya Manusia merupakan karya sutradara Tepan Kobain serta penulis naskah Rebecca M. Bath, Monty Tiwa, dan Putri Hermansjah. Film berdurasi 91 menit ini berada dalam naungan Mabes Polri Divisi Hubungan Masyarakat.

Ati Raja

Penonton akan berkenalan seorang seniman Ho Eng Dji dalam bioskop Ati Raja. Dia adalah seorang penyair dan musisi Makassar yang lahir di Kassi Kebo tahun 1906 dan wafat 1960 di Makassar. Ho Eng Dji merupakan kaum Tionghoa peranakan yang hidup bergaul dengan harmonis dengan masyarakat Makassar.

Kita akan menyaksikan hubungan antar budaya dan kisah cintanya yang sendu. Selama hidupnya, beberapa lagu ciptaan Ho Eng Dji yang populer hingga saat ini antara lain Ati Raja, Sailong, Dendang-dendang, dan Amma Ciang.

Para pemain yang bergabung di antaranya Fajar Baharuddin, Jennifer Tungka, Stephani Andries, Chesya Tjoputra, Goenawan Monoharto, Zulkifli Gani otto, Noufah A. Patajangi, Saenab Hasmar, Agung Iskandar, dan Gregorius.

Ati Raja merupakan karya sutradara dan penulis naskah Shaifuddin Bahrum. Film berdurasi 84 menit ini berada dalam naungan produksi Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar (P2TM), 7.

Rilis 14 November 99 Nama Cinta

Talia (Acha Septriasa), seorang presenter sekaligus produser acara gosip yang sedang melejit dan mendapat perhatian publik. Acaranya sering mendapat peringkat yang bagus. Suatu hari, dia kedatangan tamu.

Talia tidak menyangka tamunya adalah Kiblat (Deva Mahenra), teman masa kecilnya dahulu. Kiblat yang merupakan seorang ustaz bermaksud memberikan pelajaran agama kepada Talia. Hal ini Kiblat lakukan karena mendapat amanat dari ayah Talia sebelum meninggal.

Seiring pertemuan itu, akibat beberapa kesalahan kecil, karir Talia merosot jatuh. Dalam kondisi terpuruk itu, ternyata Kiblat lah yang membantu Talia bangkit dari keterpurukannya. Kebersamaan dan kedekatannya dengan Kiblat menimbulkan getar-getar cinta dalam hati Talia yang selama ini terasa kosong.

Namun hal itu tidak berjalan lancar. Ada isu bahwa Kiblat akan dijodohkan dengan Husna, seorang pengajar baru di pesantren milik keluarga Kiblat. Ini akan menjadi semakin sulit untuk Talia, mungkin juga untuk Kiblat.

Film drama yang akan rilis di bioskop-bioskop Indonesia pada 14 November 2019 ini dibintangi oleh Acha Septriasa, Deva Mahenra, Chiki Fawzi, Adinda Thomas, Susan Sameh, Robby Purba, Donny Damara, Ira Wibowo dan Dzawin.

Para pemain yang bergabung di antaranya Acha Septriasa, Deva Mahenra, Chiki Fawzi, Adinda Thomas, Susan Sameh, Robby Purba, Donny Damara, Ira Wibowo dan Dzawin.

Film 99 Nama Cinta merupakan karya sutradara Danial Rifki dan penulis naskah Garin Nugroho.

Bike Boyz

Film ini merupakan kisah sekelompok anak geng Vespa yang terlibat masalah dengan sekelompok geng motor lain. Belum selesai urusan dengan gang lain, gang Vespa itu perlu menyelesaikan sebuah kasus. Dalam kisah ini, kita akan melihat jargon anak Vespa yang memiliki solidaritas tinggi, sejumlah adegan romantis dan hal-hal lucu selama di jalanan.

Pemeran Bike Boyz yaitu Aep Bancet, Gariz Luis, Damar RM, Aline Manza, Andy Josalim, dan Birgi Putri. Film ini merupakan hasil karya kedua dari sutradara Aris Nugraha.

Sebelum film ini, Aris Nugraha merupakan pembuat Preman Pensiun, film adaptasi dari tokoh dan karakter di serial televisi dengan judul yang sama.

Love is A Bird

Seorang fotografer ternama bernama Darma sedang mengunjungi kota Yogjakarta. Saat sedang memotret, dia bertemu dengan Naira, seorang penari yang penuh ambisi. Darma mengikuti berbagai rutinitas Naira dari pagi sampai malam. Saat keadaan sedang aman, Darma beberapa kali memotret Naira.

Setelah mengikuti beberapa waktu itu, Naira akhirnya memberi perhatian kepada Darma. Saat itu, hubungan Naira dan kekasihnya, Jafran, sedang tidak berjalan baik. Naira pun mencari Darma untuk membawanya ke Jakarta. Sayangnya, di saat yang bersamaan, mantan kekasih Darma yang bernama Kirana datang dan meminta Darma untuk kembali kepadanya.

Para pemain yang bergabung di antaranya Bront Palarae, Ibel Tenny, Gemilang Sinatrya, Salvita De Corte, Ibnu Widodo, Morgan Oey, Teguh Ostenrik, dan Eko Supriyanto.

Love is A Bird merupakan karya sutradara dan penulis naskah Richard Oh. Film bergenre drama romansa ini berada dalam naungan Timeless Pictures, Metafor Pictures. Film ini tayang perdana di Jogja-Netpac Asia Film Festival 13 tahun 2018, seperti diwartakan Film Indonesia.

Sebelum film ini, Richard Oh merupakan sutradara Perburuan (2019), Terpana (2016), Melancholy Is a Movement (2015), dan Koper (2006).

Rilis 21 November

Senior

Peristiwa kelam masa lalu sepertinya membuat Nakula menjadi orang yang dingin pada siapapun. Selain salah satu siswa terpandai di sekolahnya, Nakula juga merupakan ketua OSIS. Jabatan itu membuatnya menjadi ketua MOS (Masa Orientasi Sekolah) pada tahun ajaran baru.

Hari pertama MOS berlangsung, Nakula bertemu dengan siswi baru Aluna, gadis cantik yang ceria, namun keras kepala. Sifat Aluna mengingatkannya pada adik kembarnya, Sadewa.

Hubungan mereka yang kontras itu perlahan mengubah Nakula. Dia sadar bahwa perlu berdamai dengan masa lalu agar kehidupan semakin baik. Oleh karena itu, Nakula memutuskan pergi ke Seville dan mengajak Aluna. Pada momen itu, Nakula melihat dengan mata kepala sendiri situasi Sadewa serta pertemuan dengan ayahnya. Sejak saat itu pula, hubungan Nakula dengan Aluna semakin banyak ujian. Belum lagi para sahabat Aluna yang tidak suka dengan Nakula.

Senior diangkat dari novel bestseller berjudul Senior karya KataKokoh, yang versi WattPad-nya telah dibaca 20 juta kali.

Para pemain yang bergabung di antaranya Jerome Kurnia, Rebecca Klopper, Ariel JKT48, Abun Sungkar, Shandy William, Rizky Guntur, Alzio, Aida Nurmala, Karina Suwandi, Joe P Project, Iyang Darmawan, dan Miguel Salvador Peli.

Senior merupakan karya sutradara Indra Gunawan serta penulis naskah Bagus Bramanti. Film bergenre drama ini berada dalam naungan studio produksi Max Pictures dan Bentang Pictures.

Rumah Kentang: The Beginning

Novel-novel horor karya Adrian kini mulai ditinggalkan para pembacanya. Untuk novel terbarunya, dia bersama istrinya, Sophie, ingin menulis sesuai pengalaman pribadi mereka. Pasangan suami-istri ini memutuskan berkunjung ke rumah masa kecil Sophie yang sudah lama ditinggalkan.

Sejak orang tua Sophie pergi tanpa alasan jelas, rumah dengan perkebunan kentang yang luas itu terbengkelai. Kini Sophie bersama Uwa-nya dan ketiga anaknya, Nina, Nala dan Bayu, kembali menginjakkan kaki di rumah tersebut.

Namun tidak dinyana, gangguan mistis mulai berdatangan. Awalnya mereka hiraukan, namun lama-kelamaan gangguan itu semakin meningkat. Salah satu puncaknya, Nina, anak tertua Sophie menghilang.

Sophie dan Adrian kini harus mencari Nina sembari mengungkap kisah tentang rumah itu. Tapi keluarga itu tidak tahu, bahaya macam apa yang sedang mengintai mereka.

Para pemain yang bergabung di antaranya Luna Maya, Christian Sugiono, Jajang C. Noer, Epy Kusnandar, Nicole Rossi, Rayhan Vandenoort, dan Davina Karamoy.

Rumah Kentang: The Beginning merupakan karya sutradara Rizal Mantovani serta penulis naskah Agam Suharto. Film horor ini berada dalam naungan studio produksi Hitmaker Studios.

Rilis 28 November

Trinity Traveler

Hobi jalan-jaln membawa Trinity menerbitkan buku pertamanya dan menjadi bestseller. Saat ini dia lebih dikenal sebagai Trinity Traveler dan mendapat beasiswa S2 di Filipina. Dia melakukan semua kegiatan itu dengan tetap menjalani hobi traveling-nya.

Usia yang mulai menginjak dewasa membuat orang tua Trinity mendesaknya segera menikah. Alasan utamanya agar dia lebih bahagia. Di saat seperti itu, Trinity kembali bertemu dengan Paul dan menjalin komunikasi yang intens. Paul seorang fotografer yang handal dan sibuk.

Pada suatu momen, mereka bepergian bersama. Kecocokan semakin terasa.

Sayangnya, kesibukan masing-masing yang padat membuat komunikasi mereka buruk. Kini masing-masing dari Trinity dan Paul menghadapi dilema antara cinta atau hobi mereka.

Para pemain yang bergabung di antaranya Maudy Ayunda, Hamish Daud, Rachel Amanda, Anggika Bolsterli, Babe Cabiita, Cut Mini, Farhan, Ayu Dewi, Dayu Wijanto, dan Melaney Ricardo.

Trinity Treveller merupakan karya sutradara Rizal Mantovani serta penulis naskah Rahabi Mandra. Film bergenre drama ini berada dalam naungan studio produksi Starvision dan Tujuh Bintang Sinema. Nightmare Side Delusional

Naya merupakan siswi baru di salah satu SMA di Bandung. Dia memiliki kemampuan melihat makhluk halus atau disebut indigo. Tidak hanya dirinya, Naya bertemu dengan Shelly yang juga memiliki kemampuan sama.

Namun, sifat Shelly yang tertutup membuat Naya penasaran. Di saat yang sama, Naya juga dibuat penasaran oleh siaran radio Nightmare Side yang sering dia dengarkan. Radio itu sering menceritakan kisah-kisah horor yang kemudian disusul mimpi buruk oleh Naya. Saking seramnya, mimpi buruk itu seolah nyata. Naya belum tahu jelas, latar belakang yang menjadi awal mimpi buruknya.

Para pemain yang bergabung di antaranya Gege Elisa, Elina Joerg, Fay Nabila, Ajil Ditto, Melisa Karim, Bayu Oktara, Mo Sidik, Anyun Cadel, Raisa Kamila, Thalia Ardan Lovely Squad, dan Gita Ardan Lovely Squad.

Nightmare Side Delusional merupakan karya sutradara Joel Fadly dengan Dewi Fita dan Yovan Nainggolan membantu dalam hal penulisan naskah. Film bergenre drama horor ini berada dalam naungan studio produksi Dash Picture.

Naga Bonar Reborn

Kita kembali menengok masa-masa perjuangan kemerdekaan. Tidak semua pahlawan berlatar belakang mentereng, ada pula yang merupakan bekas copet seperti Naga Bonar (Gading Marten). Dia pemuda tanpa pendidikan, naif, nekat tapi memiliki rasa setia kawan yang besar dan jujur.

Pada masa yang semakin panas melawan tentara Belanda, dia mengangkat dirinya sebagai komandan sebuah laskar dan berjuang melawan Belanda. Naga Bonar juga terlibat kisah cinta dengan Kirana (Citra Kirana), gadis anak dokter yang berpihak kepada Belanda.

Film bergenre komedi dan berdurasi 109 menit ini berada dalam arahan sutradara Dedi Setiadi dan penulis naskah Asrul Sani. Film ini merupakan remake dari film aslinya yang rilis tahun 1986.

Rillis 28 Nopember

Sang Prawira diproduksi MRG Film bekerja sama dengan Mabes Polri. Film karya Ponti Gea ini diperkuat Anggika Bolsterli, Adityo ACP, hingga tokoh publik Ganjar Pranowo.
Thrailer Sang Prawira
Jalan Berliku
Horas (Ipda Aditya ACP), seorang pemuda yang lahir di sebuah kampung di tepian Danau Toba, bercita-cita menjadi polisi. Keinginannya tersebut sempat ditentang oleh ayahnya lantaran ayahnya ingin Horas menjadi pengusaha sukses agar bisa merubah status sosial keluarga Horas dari ekonomi bawah menjadi strata menengah ke atas. Mampukah Horas mewujudkan cita-citanya? Cerita makin menarik dengan kisah Cinta Horas dan Nauli (Anggika Bosterli) yang romantis dan rumit
memperlihatkan cita-cita Horas untuk menjadi abdi negara melewati jalan berliku.
“Siapa yang mau jadi polisi? Enggak ada yang mau jadi polisi! Ingin jadi orang kaya, jadi pengusaha,” demikian dialog yang muncul di trailer resmi Sang Prawira.

Konflik makin tajam berkat sisipan kisah cinta Horas dan Nauli (Anggika Bolsterli) yang romantis sekaligus rumit. Trailer Sang Prawira direspons positif warganet.
Apakah Horas mampu keluar dari jalan hidupnya yang berliku?
Temukan jawabannya dalam film SANG PRAWIRA di bioskop kesayangan anda mulai 28 Nopember 2019

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 12857 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video