Kombes Pol Suyudi Ario Seto: “Membuat Aman Masyarakat, Membuat Resah Penjahat”

seruindonesia.com – Bekerja dengan hati dan cinta. Motto ini yang membuat Komisaris Besar (Kombes ) Suyudi Ario Seto, SH, SIK, M.Si., nyaman menjalankan aktifitasnya sebagai aparat penegak hukum. Targetnya jelas, membuat masyarakat merasa aman dan membuat resah penjahat.

Bagi Suyudi, bekerja dengan hati dan cinta mutlak sehingga seberat apa pun tugas bisa dilakukan dengan nyaman. Dengan dasar ini juga hasil maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi Polri dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bisa diwujudkan.

“Ini yang menjadi tekad saya dalam menjalankan tugas,” ujar Suyudi, yang sekarang menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya.

Diakuinya, sebagai bagian kecil dari institusi Polri dia selalu berusaha berkontribusi positif, memberikan yang terbaik, menyumbangkan tenaga, pikiran dan apa pun yang bisa saya lakukan untuk Polri dan negara tercinta.

Pria kelahiran Jakarta, 14 Juli 1973 dan lulusAkademi Polisi (Akpol) 1994 ini diakui memang sangat berpengalaman di bidang reserse. Memiliki jam terbang yang cukup panjang di bidang reserse. Beberapa posisi jabatan di perjalanan karirnya tidak jauh dari bidang tersebut.

Suyudi pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. Pada 2017 lalu sempat menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Setelah resmi menjabat Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya pada 20 Juni 2019 lalu, Suyudi pun langsung mengambil langkah strategis untuk menumpas kejahatan di wilayah hukumnya.

Tidak hanya kejahatan jalanan, Suyudi bersama jajaran berhasil membongkar kasus-kasus besar yang melibatkan mafia.

Sebut saja pengungkapan kasus mafia tanah dan penjualan apartemen fiktif pada Agustus 2019. Ada empat sindikat yang selama ini diduga menjadi mafia tanah dan apartemen. Total kerugian korban dalam kasus tersebut mencapai Rp 300 miliar.

Dari hasil pengungkapan ini, Ditreskrimum Polda Metro Jaya mendapatkan penghargaan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Selain itu penghargaan juga datang dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi.

Selain kasus tersebut ada pula pengungkapan judi kasino yang berada di lantai 29, Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta utara pada 6 Oktober 2019. Ditreskrimum mengamankan 133 orang, yang 91 di antaranya ditetapkan menjadi tersangka.

“Kalau situasi kambtibmas saat ini bisa dikatakan sangat aman dan kondusif dibandingkan 2019 lalu. Kondisi tahun lalu tidak lepas dari agenda nasional Pilpres,” ucapnya.

Meskipun begitu, Suyudi tidak memungkiri masih ada kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, seperti kasus Curat, Curas dan Curanmor.

“Tapi kita dan jajaran Polres wilayah hukum Polda Metro Jaya tidak tinggal diam. Kita ungkap kasusnya. Kita berusaha membuat aman masyarakat dan membuat resah penjahat,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Suyudi mengaku harus meluangkan waktu ekstranya untuk bekerja. Namun di sela-sela kesibukannya, dia selalu berusaha menyempatkan waktu untuk berkomunikasi dengan istri dan anak-anaknya.

“Sesibuk apa pun, kualitas bersama keluarga harus dijaga. Setiap hari sempatkan untuk whatsapp atau video call dengan istri dan anak-anak. Memang waktunya sangat sempit kalau weekdays, saya pulang malam mereka sudah tidur, kadang pagi pun tidak ketemu,” terang ayah tujuh anak ini.

Suyudi pun tetap berusaha menjaga kehangatan keluarganya saat akhir pekan. Meskipun tidak libur, dia sering mengajak istri dan anaknya untuk makan malam bersama. “Yang agak berkualitas, ya, weekend, biasa kita keluar sekedar makan malam,” kata pria yang hobi bernyanyi, berenang dan bersepeda santai ini.

Tidak ada ambisi terlalu tinggi dari Suyudi saat ini. Alasannya karena tanggung jawab apa pun yang diemban selalu disikapi dengan ucapan syukur. Dengan kata lain, apa pun yang dialami dalam karir dan keluarga selalu diterima dengan rasa syukur.

“Saya bersyukur di posisi sekarang. Saya serahkan ke Maha Kuasa dan pimpinan, yang penting saya terus berusaha bekerja dengan baik. Itu prinsipnya. Begitu juga dengan kehidupan dalam keluarga, yang penting membangun keluarga sakinah, mawardah, warohmah. Berkumpul, makan dan tertawa bersama keluarga, itu kebahagiaan yang luar biasa,” jelas Suyudi.

Ia juga sangat berterima kasih atas dukungan keluarga selama ini. Khususnya pengertian atas tanggung jawab berat yang kini diembannya sebagai Direskrimum Polda Metro Jaya.

“Alhamdulillah semua mendoakan, walaupun hanya dengan WA. Mereka tahu apa yang kita kerjakan cukup berat. Tapi saya minta didoakan, karena kekuatan saya hanya doa, itu sangat berarti,” tuturnya.

Tidak lupa, Suyudi pun tak pernah lupa mendoakan Orang Tua, istri dan anak-anaknya.

“Harapan saya istri senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, kekuatan dalam menjaga anak-anak, begitu juga dalam mendukung karir saya ditambah kekuatan doa orang tua terutama ibu saya. Untuk anak-anak, saya doakan sehat, soleh solehah, barokah dunia akhiratnya dan bisa bermanfaat untuk bangsa, negara, agaman serta keluarganya,” tutup Suyudi

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 13041 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video