Langgar Jam Malam, Puluhan Warga Tulungagung Diganjar Bersihkan Alon alon

Tulungagung, Tim Gabungan Polres Tulungagung kembali menjaring 53 orang masyarakat yang berada di warung kopi atau berkerumun dijalanan dan dibeberapa ruas jalan Kabupaten Tulungagung, Selasa (16/6) Malam.

Puluhan Orang yang terjaring dalam Operasi itu langsung digelandang ke Polres Tulungagung selanjutnya disuruh membuat surat pernyataan dan diberi sanksi kerja sosial.

Operasi rutin gabungan yang digelar setiap malam tersebut sebagai upaya menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Tulungagung terkait pemberlakuan jam malam mulai pukul 22.00-04.00 wib.

Adapun sanksi kerja sosial yakni membersihkan fasilitas umum seperti makam, taman aloon-aloon dan tempat ibadah seperti Masjid.

53 orang yang terjaring operasi jam malam, Pagi harinya diwajibkan absen di Kantor Satpol PP Kabupaten Tulungagung.

Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Kabupaten Tulungagung,
Artista Nindya Putra menuturkan kepada para awak media, “Sanksi hukuman ini salah satu wujud dari kebijakan dikeluarkannya surat edaran Bupati terkait penerapan jam malam di tengah pandemi Covid-19″ Terangnya

” Sebanyak 53 orang diharuskan absen selanjutnya diberi sanksi berupa kerja sosial membersihkan Taman Aloon-aloon Kabupaten Tulungagung Selama 30 menit sampai 1 jam ,” tutur Artista

Lebih lanjut Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Mengatakan,” Pemberian sanksi sosial untuk membersihkan beberapa tempat fasilitas umum agar mereka ada efek jera tidak mengulangi lagi,” Terangnya

Terkait hukuman sanksi sosial, sebelumnya sudah kami sosialisasikan pada masyarakat Tulungagung agar mentaati diberlakukannya jam malam.

Kami setiap hari sudah melakukan sosialisasi, baik melalui pengeras suara maupun melalui media.

“Barangkali masyarakat sudah terlalu bosan dan disiplinnya mulai kurang,” tandasnya.

Sementara itu Fitria (ibu rumah tangga) alamat Kelurahan Kedungsoko Salah satu warga yang terjaring razia menjelaskan, ” Saat itu saya dan suami sekitar pk 22.30 wib makan bakso didepan SMP Katolik, Tiba tiba ada petugas melakukan razia swlanjutnya saya sama suami dan Penjual bakso dibawa ke Polres Tulungagung,” terangnya.

”Setelah selesai menjalani sanksi ini saya dan suami akan mentaati imbauan Pemkab, Saya Kapok ” Pungkasnya

Komentar

Komentar Anda

Tentang seruni cyber 13296 Articles
Portal Berita Nasional, Jagonya Pemberitaan !!! Nusantara | Peristiwa | Lifestyle | E-tainment | Sport | Artikel | Video